PT Nesicare Khalifa Berkah membangun jaringan Kerja Sama Operasional (KSO) dengan empat penggilingan beras mitra terpilih di Jawa Barat. Total kapasitas produksi agregat jaringan KSO ini mencapai 280 ton/hari, dengan kapasitas distribusi 154.000 kg/hari yang digunakan dalam skenario operasional berjalan.
Keunggulan kompetitif PT Nesicare Khalifa Berkah dalam industri distribusi beras tidak terlepas dari jaringan Kerja Sama Operasional (KSO) yang telah dibangun bersama empat penggilingan beras mitra terpilih di Jawa Barat. Jaringan ini menjadi tulang punggung kapasitas produksi perusahaan yang memungkinkan distribusi skala besar secara konsisten ke jaringan Perum BULOG.
Model Kerja Sama Operasional (KSO)
Model KSO yang diterapkan PT NKB memungkinkan pemanfaatan kapasitas penggilingan mitra secara optimal tanpa harus membangun infrastruktur produksi sendiri. Setiap mitra KSO menjalankan proses penggilingan gabah menjadi beras premium sesuai standar Perum BULOG, dengan siklus produksi 5 hari kerja yang memastikan ketersediaan pasokan yang kontinu.
Daftar Mitra Penggilingan KSO
| Jaringan KSO | Kapasitas Agregat | Siklus Produksi | Wilayah |
|---|---|---|---|
| 4 Penggilingan Mitra | 280 Ton/hari | 5 Hari | Jawa Barat |
Total kapasitas terpasang: 280 Ton/hari dengan siklus produksi 5 hari kerja menghasilkan kapasitas distribusi efektif 154.000 kg/hari.
Kalkulasi Kapasitas Distribusi
Dengan total kapasitas produksi 280 ton per hari dari seluruh mitra KSO dan siklus rolling capital 5 hari kerja, PT NKB menggunakan kapasitas distribusi 154.000 kilogram per hari dalam skenario operasional berjalan. 280 ton/hari merupakan kapasitas produksi agregat mitra KSO, sedangkan 154 ton/hari adalah kapasitas distribusi yang digunakan dalam skenario operasional berjalan.
Wilayah dan Kanal Distribusi
- Perum BULOG Cabang Bogor penerima distribusi utama
- Perum BULOG Cabang Cianjur penerima distribusi
- Perum BULOG Cabang Karawang penerima distribusi
- Jaringan distributor dan retailer kawasan Jabodetabek
Keunggulan Sistem KSO
Sistem KSO memberikan fleksibilitas dan skalabilitas yang tidak dimiliki model produksi mandiri. Dengan empat penggilingan mitra yang tersebar di Jawa Barat, PT NKB dapat mengelola risiko operasional secara terdistribusi sekaligus memiliki ruang ekspansi yang terstruktur. Potensi selisih distribusi yang kompetitif bersumber dari struktur distribusi dan dokumen kerja sama resmi bersama Perum BULOG yang berlaku.
Jaringan KSO yang solid adalah kunci konsistensi distribusi PT NKB memastikan setiap kilogram beras yang dipesan Bulog terpenuhi tepat waktu dan tepat kualitas.

